KOLABORASI PENGEMBANGAN BUDAYA LITERASI DI ERA DIGITAL PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA PAMARAYAN
Keywords:
Budaya Literasi, Literasi Digital,Bimbingan Belajar,Kolaborasi.Abstract
Artikel ini membahas pentingnya kolaborasi multipihak dalam mengembangkan budaya literasi digital pada anak usia sekolah dasar di Desa Pamarayan. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital, anak-anak dihadapkan pada tantangan dan peluang dalam mengakses serta memanfaatkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kolaborasi yang efektif untuk meningkatkan literasi digital anak, mengingat potensi penurunan minat baca akibat paparan gawai berlebihan. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dan observasi lapangan, data dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran tentang model kolaborasi yang berhasil dalam membekali anak-anak dengan keterampilan literasi digital yang krusial untuk menghadapi tantangan masa depan, serta menumbuhkan minat baca dan belajar secara berkelanjutan.
References
Astuti, A. P., Istianingsih, S., & Widodo, A. (2022). Pentingnya Membangun Budaya Literasi (Budaya Membaca) pada Anak SD di Era Digital. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(12), 1184-1189.
Aisyah, R., Sawaludin, Y., Vergania, R., Mashfufah, S., Fauzi, I. R., Nasir, M., ... & Fachrezi, M. D. (2023). Strategi Pendidikan Literasi Digital Yang Kreatif Dan Menyenangkan Di Pedesaan. Jurnal PkM MIFTEK, 4(2), 71-78.
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974-980.
Alrasydin, 2023. http://eprint.unipma.ac.id
Boli, dkk, 2024. Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 7, No. 3).
Choiri, 2019. Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal pendidikan tambusai, 7(1), 2896-2910.
Dafit, 2020. Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 7, No. 3).
Fitria et al., 2021. http://eprint.unipma.ac.id Ginting, 2020. Pentingnya Membangun Budaya
Literasi (Budaya Membaca) pada Anak SD di Era Digital. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(12), 1184-1189.
Jatnika, 2019. Pentingnya Membangun Budaya Literasi (Budaya Membaca) pada Anak SD di Era Digital Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(12), 1184-1189.
Kurniasih, 2019. http://eprint.unipma.ac.id
Lestari, W. D., Yuniawatika, Y., & Rahmawati,
H. (2024). Pengembangan model pembelajaran berbasis literasi digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Journal of Language Literature and Arts, 4(11), 1103-1109.
Mulasih & Hudhana 2020. Pentingnya Membangun Budaya Literasi (Budaya Membaca) pada Anak SD di Era Digital. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(12), 1184-
Murdiyanto, 2020. Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal pendidikan tambusai, 7(1), 2896-2910.
Putri, I. T. A. (2024, August). Literasi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar era digital. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 7, No. 3).
Sabani, 2019. Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 7, No. 3).
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal pendidikan tambusai, 7(1), 2896-2910.

